Kamis, 19 Mei 2011

LOWONGAN KERJA

Di cari ihwan bermanhaj salaf untuk di training dan bekerja di social dakwah, dengan Kualisifikasi
1. Komputer Grafis( 1 orang )

i. Bermanhaj salaf
ii. Umur maksimal 30 th
iii. Pendidikan pondok pesantren bermanhaj salaf / smu
iv. Menguasai tehnik editing Avid, Adhope premier
v. Mampu berkomunikasi dengan baik
vi. Bisa berbahasa arab/enggris aktif diutamakan
vii. Bekerja Full Time
viii. Sanggup bekerja keras
ix. Mampu bekerja Team

2. Editor Video ( 1 orang )

i. Bermanhaj salaf
ii. Umur maksimal 30 th
iii. Pendidikan pondok pesantren bermanhaj salaf / smu/ akademi
iv. Menguasai tehnik editing Avid, Adhope premier
v. Mampu berkomunikasi dengan baik
vi. Bisa berbahasa arab/inggris aktif diutamakan
vii. Bekerja Full Time
viii. Sanggup bekerja keras
ix. Mampu bekerja Team

3. Assisten Produksi ( 1 orang )

i. Bermanhaj salaf
ii. Umur maksimal 30 th
iii. Pendidikan pondok pesantren bermanhaj salaf / smu
iv. Mampu berkomunikasi dengan baik
v. Bisa berbahasa arab/enggris aktif diutamakan
vi. Bekerja Full Time
vii. Sanggup bekerja keras
viii. Mampu bekerja team

4. Kameraman ( 3 orang )

i. Bermanhaj salaf
ii. Umur maksimal 30 th
iii. Pendidikan pondok pesantren bermanhaj salaf / smu/ akademi
iv. Menguasai tehnik editing Avid, Adhope premier
v. Mampu berkomunikasi dengan baik
vi. Bisa berbahasa arab/inggris aktif diutamakan
vii. Bekerja Full Time
viii. Sanggup bekerja keras
ix. Mampu bekerja Team


Kirimkan Lamaran dan contoh hasil karya (kategori 1;2)
Via Pos / email
paling labat tanggal 30 Mei 2011
di alamatkan ke : recruitment@sosialdakwah.com
Alamat ke Sosial Dakwah ( Arwana ) ,
Alamat Gedung Graha Pratama lt 15
MT. Haryono Kav 15 Jakarta 12810

Sabtu, 31 Oktober 2009

Apakah orang sholeh meninggal bisa memberi manfaat atau mudharat ?

Pertanyaan : Apakah apabila orang sholih atau wali meninggal dia bisa memberikan manfaat atau bahaya atau sesuatu kepada manusia yang masih hidup setelah kematiaannya ?

Jawaban Syaikh : Alhamdulillah. Tidak diragukan lagi bahwa orang yang paling berhak atas kewalian adalah Nabi sholallahu alaihi wasallam. Allah telah memerintahkan beliau supaya menyampaikan kepada umat bahwa beliau tidak mampu memberikan manfaat maupun mudharat untuk dirinya sendiri kecuali dengan izin Allah. Allah berfirman, “Katakanlah: Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak pula menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentunya aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. ….” (Al-A’raf: 177)

Allah juga memerintahkan supaya Nabi menyampaikan kepada manusia bahwa beliau tidak mampu melakukan hal-hal seperti itu. Nabipun bersabda,” aku tidak mampu memberikan manfaat ataupun bahaya untuk kalian.” Apabila demikian kondisinya pada orang yang paling berhak menjadi wali dan paling dekat dengan Allah taala yaitu nabi Muhammad, maka bagaimana dengan orang selain beliau. Setiap wali atau nabi ataupun raja, sungguh tidaklah dia memiliki kekuasaan untuk memberikan manfaat atau mudharat kepada seseorang kecuali dengan izin Allah. Adapun dzat yang berkuasa dan mengurusi seluruh makhluk, dialah Allah.

Apabila seorang wali saja tidak mampu memberikan manfaat atau madharat padahal dia masih dalam keadaan hidup, apalagi tatkala dia sudah meninggal, tentu lebih tidak mampu lagi. Mereka tidak memiliki andil dalam mengurusi alam ini, tidak mampu memberi manfaat atau mudharat kepada makhluk lain. Wajib bagi setiap manusia untuk menggantungkan semua itu hanya kepada Allah semata. Hal ini dikarenakan Dia-lah dzat yang memiliki manusia itu sendiri.

Selanjutnya saya sampaikan kepada saudara ini dan selainnya hendaknya ia memberikan gelar wali hanya kepada mereka yang berhak. Terkadang dikatakan bahwa ini adalah wali Allah. Padahal pada hakekatnya dia adalah musuh Allah karena banyak menyesatkan manusia dari agama Allah yang benar. Ia menghiasi dirinya dengan apa yang dapat dia lakukan berupa khurofat, tahayul dan selainnya. Adapun standar wali adalah sebagaimana diterangkan dalam firman Allah,” Ingatlah, sesungguhnya wali wali Alloh itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati (yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertaqwa) (QS. Yunus : 62 – 64)

Maka barangsiapa yang beriman dan bertakwa maka dialah wali Allah. Apabila ada seseorang disebut sebagai wali maka kita lihat iman dan takwanya kepada Allah, juga apakah dia istiqomah dalam syariat allah, semangat dalam mengikuti Nabi serta melaksanakan syariat Allah dalam perkataan dan perbuatannya. Apabila tidak, maka dia bukanlah wali Allah meskipun dia mengaku-aku sebagai wali. Apabila dia membuat perkara-perkara baru dalam peribadatan maupun dalam keyakinan lalu dia mengaku sebagai wali, maka dia telah berdusta karena dia bukanlah orang yang bertakwa. Sedangkan wali Allah itu adalah orang yang beriman dan bertakwa kepadaNya.


http://www.ibnothaimeen.com/all/noor/article_1733.shtml


Minggu, 04 Oktober 2009

kampoeng rodja - Cileungsi Bogor

KAMPUSKU-LIPIA


LIPIA

Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) di Indonesia didirikan pada bulan Jumadal Ula 1400 H, berdasarkan persetujuan Dewan Kerajaan No. 5/N/26710, tertanggal 21 Dzul Hijjah 1398 H. Pembinaan dan Pengawasannya diserahkan kepada Universitas Islam Imam Muhammad ibn Saud, Riyadh, sebagaimana lembaga-lembaga lainnya yang lebih dahulu, yang ada di Ra?sul Khaimah, Mauritania dan Amerika Serikat. Lembaga ini sebelumnya bernama Lembaga Pengajaran Bahasa Arab sampai tahun 1406 H = 1986 M, kemudian berubah menjadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab.

TUJUAN LIPIA

Adapun tujuan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA), berdasarkan ketetapan Universitas Islam Imam Muhammad ibn Saud :

  1. Menyebarluaskan bahasa Arab dan pengajarannya.
  2. Mempersiapkan tenaga pengajar yang ahli dalam bidang pengajaran bahasa Arab bagi non-Arab, dan membekali mereka dengan ilmu pengetahuan agama Islam.
  3. Mengembangkan kurikulum bahasa Arab di perguruan tinggi-perguruan tinggi Islam.
  4. Memberikan bantuan kepada perguruan tinggi dan sekolah-sekolah berupa text-book, kitab-kitab dan alat bantu/peraga.
  5. Menyusun tulisan-tulisan ilmiah tentang bahasa praktis dalam bidang pengajaran bahasa Arab.
  6. Menyelenggarakan penataran bagi para tenaga pengajar bahasa Arab.
PERMULAAN BELAJAR DI LIPIA DAN PERKEMBANGANNYA:

Kegiatan belajar di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) dimulai pada bulan Jumadal Akhir 1400 H. Pada saat pembukaan, kegiatan belajar hanya terbatas pada tujuh kelas sore saja dan khusus untuk Program Persiapan Bahasa. Kemudian berkembang tahap demi tahap, sehingga pada tahun ajaran 1423/1424 H terdiri dari dua program dan dua jurusan, untuk setiap program dan jurusan mempunyai ketua sendiri. Setelah itu Jurusan Diploma Umum secara administratif digabung dengan Program Syariah dengan nama Progam Pendidikan Tinggi, dan Jurusan Pendidikan Takmili secara administratif digabung dengan Progam Persiapan Bahasa dengan nama Program Persiapan Bahasa.

Rabu, 18 Februari 2009

INFORMASI PENERIMAAN SANTRI BARU MA'HAD IMAM BUKHARI 2009-2010


Tujuan:
Membentuk Generasi Thalibul Ilmi Yang Bermanhaj Salaf dalam Beraqidah, Beribadah, Berakhlak, Bermuamalah, dan Berdakwah.

Visi:
Menjadi Lembaga Pendidikan dan Dakwah Islam Bermanhaj Salaf yang Unggul dan Amanah.

Misi:
Mengemban Risalah Dakwah Melalui Jalur Lembaga Kaderisasi Ilmiah Berbentuk Pondok Pesantren yang Bermanhaj Salaf

Sekretariat:
Jl. Raya Solo - Purwodadi Km. 8 Selokaton Gondangrejo Karanganyar 57183 Solo. Telp. (0271) 858199 Fax. (0271) 858196, HP 081393099045, 081329776541. http://www.bukhari.or.id Email: pondok@bukhari.or.id

MUQODDIMAH

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar. (QS. At-Taubah: 100)

Pada saat ini, lahirnya generasi yang benar-benar bertakwa dan kuat ilmunya terhadap al-Qur’an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman Salafus Shalih, merupakan keniscayaan. Sebab merekalah yang kelak diharapkan akan membimbing serta mengarahkan ummat menuju kehidupan yang bersih, takwa dan islami sesuai dengan manhaj Ahlu Sunnah wal Jama’ah.

Maka untuk maksud itulah, Pondok Pesantren Imam Bukhari memberikan kesempatan kepada para orang tua, memasukkan putra-putrinya untuk dibimbing dan dididik mempelajari dienul Islam secara benar dengan manhaj Ahlu Sunnah wal Jama’ah.

Pondok Pesantren Imam Bukhari menerapkan pola pendidikan Islam yang bertitik tekan pada tasfiyah dan tarbiyah, tasfiyah berarti memurnikan ajaran Islam dari segala noda syirik, bid’ah, khurafat, gerakan-gerakan dan pemikiran-pemikiran yang merusak Islam. Tarbiyah berarti mendidik kaum muslimin menjadi terbiasa mengamalkan ajaran-ajaran Islam yang sudah dipahami secara benar.

Hafalan Qur’an adalah Program Unggulan Pondok Pesantren Imam Bukhari yang diterapkan di program Ibtida’iyyah Tahfidzul Qur’an. Diharapkan santri mempu menghafal 30 juz al-Qur’an selama 6 tahun. Penguasaan terhadap ilmu-ilmu pokok agama islam seperti Aqidah, Fiqih, Hadits, Tafsir dan ilmu-ilmu alat lainnya, juga merupakan program yang sangat ditekankan. Disamping itu juga memberikan kesempatan kepada setiap santri untuk mendapatkan ijasah pemerintah dengan menjalin kerja sama dengan Diknas melalui Program Pendidikan Kesetaraan, sehingga santri mendapat peluang untuk melanjutkan belajar pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

PROGRAM PENDIDIKAN

Program Ibtidaiyah Tahfidzul Qur’an (Setingkat SD) 6 tahun Putra dan Putri (terpisah)

A. Target:

1. Hafal Al-Qur’an 30 juz
2. Hafal Hadits Arba’in Nawawi
3. Memahami dan menguasai ilmu Syar’i dasar, yang terpenting diantaranya; Tauhid, fiqih, Akhlak, dan Hadits
4. Memahami dan menguasai bahasa arab dasar baik lisan, tulisan maupun baca
5. Mengerti beberapa ilmu pengetahuan umum penunjang seperti Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, dan IPS
6. Menguasai doa dan praktek ibadah dengan benar

B. Ijasah

Program Ibtidaiyyah, di samping mengeluarkan ijazah khusus pesantren, juga mengeluarkan ijazah Negara (melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket A)

Program Mutawasithah (setingkat SLTP) berlanjut Tsanawiyah (setingkat SMU) 6 Tahun Putra dan Putri (terpisah)

A. Target Mutawasithah:

1. Target hafalan Al Qur’an 10 Juz
2. Hafalan hadits-hadits ahkam dan pilihan
3. Memahami dan menguasai pelajaran ilmu-ilmu syar’i tingkat menengah yang meliputi: Aqidah, Tafsir, Hadits, Fiqih, Akhlaq. dll
4. Memahami dan menguasai bahasa arab tingkat menengah baik lisan, tulisan, maupun baca
Lisan: Mampu berkomunikasi dan memahami pembicaraan orang lain termasuk ceramah s/d minimal 65%
Tulisan: Mampu menulis dengan kaidah yang benar dengan kecepatan sedang.
Baca: Mampu membaca kitab / media-media berbahasa Arab dengan kaidah yang benar s/d minimal 65 %.
5. Menguasai doa dan praktek ibadah dengan benar
6. Mengerti beberapa mata pelajaran umum penunjang seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, dan IPS

B. Ijasah

Program Mutawasitah, di samping mengeluarkan ijazah khusus pesantren, juga mengeluarkan ijazah Negara (melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket B)

Program Tsanawiyah (setingkat SMU Lanjutan dari Mutawasithah) Putra dan Putri (terpisah)

A. Target Tsanawiyah:

1. Target hafalan Al Qur’an 20 Juz
2. Hafal hadits-hadits hukum dan umum
3. Memahami dan menguasai pelajaran ilmu-ilmu syar’iyyah tingkat menengah atas yang meliputi : Aqidah, Tafsir, Hadits, Fiqih, Akhlaq, dll
4. Memahami dan menguasai bahasa arab tingkat menengah atas baik lisan, tulisan, maupun baca:
Lisan: Mampu berkomunikasi dengan lebih baik dan lancar serta memahami pembicaraan orang lain termasuk ceramah secara lebih baik s/d minimal 80 %
Tulisan: Bisa menulis dengan kaidah yang benar secara lebih cepat (satu menit minimal 15 kata - dikte/imla’)
Baca: Mampu membaca dan memahami kitab-kitab gundul / majalah-majalah arab dengan tingkat kebenaran minimal 80 %
5. Menguasai doa dan praktek ibadah secara benar dan lebih sempurna dengan dalil-dalilnya.
6. Menguasai ilmu-ilmu alat seperti Nahwu, Sharaf, Usul, Fiqih dasar, Musthalah hadits, dll.

B. Ijasah

Program Tsanawiyyah, di samping mengeluarkan ijazah khusus pesantren, juga mengeluarkan ijazah Negara (melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C).
Ijazah khusus pesantren, sedang dalam proses muadalah/akreditasi oleh Jami’ah Islamiyah Madinah An Nabawiyah KSA, dan akan terus diusahakan untuk bisa diakui di beberapa perguruan tinggi, dalam maupun luar negri

Progam I’dad Lughawi 1 tahun Putra dan Putri (terpisah)
Tujuan:
Menjaring lulusan SMP/SLTP/MTS/Sederajat putra putri untuk dipersiapkan masuk program Tsanawi

Target:

1. Menguasai dasar-dasar bahasa arab dan ilmu agama setingkat mutawasithah, secara simple hingga mampu mengikuti program Tsanawi.
2. Hafal 3 juz Al-Qur’an: juz 30, 29, 28

Program I’dad Muhafidz Putra dan Putri (terpisah) GRATIS

Tujuan:
Program ini dibuka sebagai pendidikan calon guru hafalan al-Qur’an. Dan program ini merupakan program Ikatan Dinas. (bebas biaya pendidikan)

Target:

1. Hafal Al-Qur’an 30 juz dalam waktu 2 tahun,
2. Mampu mengajar hafalan Qur’an,
3. Memahami aqidah dan manhaj Salaf,
4. Mengetahui hukum-hukum ibadah praktis,
5. Memahami dasar-dasar bahasa Arab serta
6. Memiliki akhlak dan adab Islami sesuai dengan manhaj Salaf.

KEGIATAN EKSTRA KURIKULER

1. Komputer
2. Olahraga beladiri
3. OSPIM (Kegiatan Santri; bulletin Al-Ilmu, mading, lughah, muhadhoroh, dll)
4. Menjahit
5. Tata Boga
6. Dll

PROGRAM BEASISWA

Pondok Pesantren Imam Bukhari memberikan beasiswa kepada santri yang meraih prestasi dengan predikat istimewa. Beasiswa ini diberikan selama santri bersangkutan dapat mempertahankan prestasinya.

FASILITAS

Masjid Jami’ kapa makan, pelayanan kesehatan 24 jam, wartel 24 jam, klinik gigi, ketrampilan komputer dan las listrik (putra), ketrampilan menjahit dan tata boga (putri), Laboratsitas 500 jama’ah, Masjid khusus putri, gedung belajar dan asrama, ruangorium bahasa, pakaian dicucikan (program Ibtida’iyyah), Olah raga (volly ball, tenis meja, bulu tangkis, bela diri Tifan Po Khan) waserba, ruang kegiatan santri (OSPIM) dan penerbitan buletin ilmiah santri AL-ILMU, dll

TENAGA PENDIDIK

Alumni Timur Tengah, Pakistan, LIPIA, Pesantren, Hafidz dan Hafidzah, Perguruan Tinggi, dan tenaga-tenaga ahli lainnya.

PRESTASI HAFALAN AL-QUR’AN

1. Santri hafal Al-Qur’an 30 juz: 50 santri
2. Santri hafal Al-Qur’an 20 juz ke atas: 57 santri
3. Santri hafal Al-Qur’an 15 juz ke atas: 55 santri

JADWAL

Waktu Pendaftaran dan Tes seleksi (one day service)

1. gelombang I: 10 April - 09 Mei 2009
2. gelombang II: 21 Mei - 04 Juni 2009

Pengumuman

1. gelombang I: 16 Mei 2009
2. gelombang II: 11 Juni 2009

Daftar Ulang

1. gelombang I: 16 - 19 Mei 2009
2. gelombang II: 01 - 04 Juli 2009

Serah Terima Santri Baru: 04 Juli 2009

Orientasi Santri Baru: 06 - 09 Juli 2009

Tempat Pendaftaran dan Tes Seleksi

Pondok Pesantren Imam Bukhari Jl. Raya Solo-Purwodadi Km. 8 Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar 57183-Solo Telp. 0271-858199, Fax. 0271-858196 HP 081393099045, 081329776541.

KRITERIA KELULUSAN

1. Lulus test lisan, tulis, dan wawancara dengan qualifikasi kelulusan / skor yang ditentukan panitia
2. Sehat Jasmani dan Rohani

SELEKSI

Materi tes seleksi meliputi:

Tes Lisan

Program Ibtida’iyya: Baca Iqra’, baca latin, wawancara anak dan orang tua, pemeriksaan kesehatan
Program Mtw/I’dad Lughawi: Baca al-Qur’an, wawancara anak dan orang tua pemeriksaan kesehatan.
Program I’dad Muhafidz: Baca al-Qur’an, wawancara anak, pemeriksaan Kesehatan.

Tes Tulis

Program Mtw/I’dad Lughawi: Pengetahuan Agama, Matematika dan Bahasa Indonesia

ONE DAY SERVICE (Mendaftar langsung tes)

Tes seleksi dilaksanakan pada saat pendaftaran (one day service), calon santri yang baru datang mendaftar di Ma’had Imam Bukhari sekaligus dilaksanakan serangkaian tes seleksi.

SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN

Syarat-Syarat Umum

1. Diantar oleh orang tuanya atau walinya
2. Membayar uang pendaftaran Rp 200.000
3. Mengisi formulir pendaftaran
4. Melampirkan foto kopi akte/kenal lahir dari desa 3 lembar
5. Tidak mempunyai riwayat penyakit keturunan/berat semisal Hepatitis, Epilepsi, Asma, dll.

Syarat-Syarat Khusus

Program Ibtida’iyah Tahfidzul Qur’an:

1. Usia minimal 6 tahun maksimal 7 tahun
2. Sudah mempunyai kemampuan mandiri
3. Ijin tertulis dan pernyataan kesanggupan dari wali (disediakan blangko)

Program Mutawasithah:

1. Lulus SD/MI/Sederajat
2. Menyerahkan foto Copy raport 3 tahun terakhir (kelas 4, 5, dan 6)
3. Ijin tertulis dan pernyataan kesanggupan dari wali (disediakan blangko)

Program I’dad Lughawi

1. Lulus SLTP/Sederajat
2. Menyerahkan foto Copy raport kelas 1, 2, dan 3
3. Ijin tertulis dan pernyataan kesanggupan dari wali (disediakan blangko)


AWAL TAHUN PELAJARAN

1. Serah Terima Santri Baru: 5 Juli 2009 (Wali santri wajib hadir)
2. Orentasi Santri Baru: 6 - 09 Juli 2009
3. Mulai belajar semester ganjil Tahun Pelajaran 2009-2010 Tanggal 11 Juli 2009

LOKASI PESANTREN

1. Dari luar kota Solo, menuju arah terminal Tirtonadi Solo, selanjutnya ke arah Purwodadi, + 8 km lagi sampai di pesantren Imam Bukhari.
2. Dari terminal tirtonadi Solo: Naik minibus jurusan Gemolong/Kaliyoso, turun di pesantren Imam Bukhari + 8 km. Atau
3. Naik Taxi menggunakan argo + Rp 25.000

Catatan:

1. Tes seleksi dilaksanakan pada saat pendaftaran (one day service), calon santri yang baru datang mendaftar di Ma’had Imam Bukhari sekaligus dilaksanakan serangkaian tes seleksi.
2. Saat seleksi, calon santri harus didampingi walinya,.
3. Khusus pendaftar dari luar negeri, teknik pelaksanaan tes (tulis, lisan dan wawancara dilakukan via internet dengan cara chating melalui YAHOO MESSENGER dengan username ppsbppib.
4. Untuk tes kesehatan akan dilakukan tes ulang ketika santri sudah datang.
5. Pengumuman tes seleksi akan di upload di situs http://bukhari.or.id atau bisa ditanyakan melalui SMS ke 081393099045, 081329776541 atau datang langsung ke Pondok Pesantren Imam Bukhari
6. Saat Serah Terima Santri Baru; Hari Rabu tanggal 5 Juli 2009 jam 09.00, Wali santri wajib hadir

Informasi lebih lanjut hubungi:
Telp: 0271-858199, HP 081393099045, 081329776541
Fax: 0271-858196
Website: http://www.bukhari.or.id
E-mail: ppsbppib@yahoo.com atau pondok@bukhari.or.id

lebih dari sekedar GAYA...

lebih dari sekedar GAYA...
klik untuk melihat koleksi